Lurah Lepo-Lepo Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Banjir saat Hujan Deras

10 hours ago 8

SULTRAKINI.COM: KENDARI — Lurah Lepo-Lepo, Ridlang Nurung, mengimbau seluruh warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir saat hujan deras mengguyur wilayah Kota Kendari, khususnya di Kelurahan Lepo-Lepo.

Ridlang mengungkapkan, selama lebih dari empat tahun menjabat sebagai lurah untuk periode keduanya, banjir memang hampir selalu terjadi setiap tahun di sejumlah titik wilayah Lepo-Lepo. Menurutnya, curah hujan yang tinggi dan resapan air yang berkurang, serta penyumbatan drainase menjadi faktor utama yang menyebabkan meluapnya air ke permukiman warga.

“Kalau hujan turun dengan intensitas tinggi, hampir dipastikan beberapa titik akan terdampak banjir. Karena itu, kami terus mengimbau warga melalui ketua RT dan RW agar selalu waspada dan tidak panik ketika hujan deras turun,” ujarnya saat ditemui di kantor lurah pada Maret lalu.

Ia menjelaskan, sedikitnya lima RT di Kelurahan Lepo-Lepo menjadi wilayah yang paling sering terdampak ketika volume air meningkat. Warga diminta segera memantau kondisi aliran sungai dan ketinggian air, serta secepat mungkin mengamankan diri dan barang-barang penting apabila situasi dinilai berbahaya.

Pemerintah kelurahan, lanjut Ridlang, terus melakukan langkah mitigasi bencana dengan berkoordinasi bersama instansi terkait, seperti BPBD dan dinas teknis lainnya, guna mencari solusi agar banjir tidak terus meresahkan masyarakat.

Selain itu, pihak kelurahan juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Salah satu penyebab banjir yang masih sering ditemukan adalah penyumbatan drainase akibat sampah yang dibuang sembarangan, termasuk ke sungai.

“Masalah banjir ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat. Jangan membuang sampah sembarangan karena itu bisa menyumbat drainase dan memperparah banjir,” tegasnya.

Himbauan tersebut juga sejalan dengan program Wali Kota Kendari tentang Kendari Bersih, yang menekankan pentingnya pengelolaan sampah agar tidak dibuang di sembarang tempat.

Ridlang berharap kesadaran masyarakat terus meningkat sehingga wilayah Lepo-Lepo dapat terhindar dari bencana banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.

“Marilah kita bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan masing-masing agar Kelurahan Lepo-Lepo terhindar dari bencana alam, khususnya banjir,” pungkasnya.

Banjir sendiri kerap terjadi di awal tahun 2026 seiring tingginya intensitas hujan yang melanda Kota Kendari dan menyebabkan sejumlah titik di Kelurahan Lepo-Lepo terdampak genangan.

Laporan: Andi Mahfud

Read Entire Article
Finance | Berita| Koran| Selebritis|