SULTRAKINI.COM: KENDARI – Kebakaran melanda sebuah gudang penyimpanan kardus bekas dan merembet ke rumah warga di Jalan Katambak No. 12, Kelurahan Sanua, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sabtu (31/1/2026) pagi.
Gudang yang terbakar diketahui milik Syaidi dg Empo (70), sementara rumah warga yang terdampak merupakan milik Asrul (38). Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan oleh warga bernama Rizal Aris pada pukul 06.20 Wita.
Menindaklanjuti laporan tersebut, sejumlah unit pemadam kebakaran dari Mako Damkar Kendari langsung dikerahkan dan tiba di lokasi sekitar pukul 06.32 Wita, dengan jarak tempuh kurang lebih 8,8 kilometer. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 07.27 Wita, dan seluruh unit kembali ke Mako sekitar pukul 08.05 Wita.
Berdasarkan informasi sementara, api diduga pertama kali muncul dari gudang penyimpanan kardus bekas sebelum merembet ke rumah warga di sampingnya. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Pemilik rumah, Asrul, mengaku tidak mengetahui awal mula kebakaran. Ia mengatakan tengah beristirahat ketika dibangunkan oleh tetangganya setelah melihat api sudah membesar.
“Saya dibangunkan tetangga, katanya api sudah besar. Saya langsung keluar rumah untuk menyelamatkan diri,” ujarnya.
Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Berkat kerja sama petugas dan masyarakat, api akhirnya berhasil dikendalikan dan tidak meluas ke bangunan lain.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan kerugian materiil yang cukup besar. Pada gudang kardus bekas, kerugian meliputi kerusakan bangunan, hangusnya stok kardus, peralatan kerja, terhentinya aktivitas usaha, serta dampak lingkungan akibat asap dan sisa pembakaran. Sementara itu, rumah warga mengalami kerusakan struktur bangunan, perabotan rumah tangga, barang pribadi, serta dampak psikologis dan sosial bagi pemilik rumah. Total kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai sekitar Rp30 juta.
Dalam proses pemadaman, Damkar Kendari mengerahkan sejumlah armada, yakni unit 012, 013, 011, 015, unit CSR, serta Unit Rescue. Operasi pemadaman dipimpin oleh Kabid Pemadaman Amir Yusuf, S.Sos, M.Sos, bersama Komandan Pleton Sainudin Saranani, S.Si, serta para komandan regu dan pos terkait.
Pihak Damkar Kendari merekomendasikan dilakukan penyelidikan menyeluruh untuk memastikan penyebab kebakaran, peningkatan sistem keamanan gudang seperti pemasangan alat pemadam api ringan (APAR), penataan lokasi usaha agar tidak berdekatan dengan permukiman warga, serta peningkatan edukasi kesiapsiagaan masyarakat terhadap risiko kebakaran.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan tingginya potensi bahaya kebakaran akibat penyimpanan bahan mudah terbakar di kawasan permukiman padat penduduk.
Laporan: Andi Mahfud

2 months ago
86
















































